Rabu, 11 Februari 2015

Inikah kenangan?

Kau ciptaan Tuhan terindah yang pernah singgah dihatiku :')


Ingatkah kamu? Ketika senyum ceriamu mampu membuatku bahagia, kapan itu terjadi lagi?? 
Aku menunggunya :(
Sampai kapan? Nanti sampai maut menjemputku , ku tetap menunggu..
Sampai dilain waktu 

Pergilah, jika kita memang berjodoh, kita pasti bersama :')

manusia BODOH?

Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan s'lalu jadi satu
Kenangan manis..

Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang ulang kali..

  Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang
Dihempas sang ombak..
   Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir..

Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa..
Kadang akal sehat ini,
Belum cukup membendungnya..
Hanya kepedihan,
Yang s'lalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku..

Sampai kapankah ku harus
Menanggungnya??
kutukan cinta ini..

Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini yakinku indah..
😇

Kamis, 05 Februari 2015

Maafkanlah

Ku salutkan senyum bahagiamu diatas perihku..
Selamat kali ini kau sukses lagi menghancurkan hatiku..
Paling sakit
Paling pedih
Paling perih
Dari yang sudah² pernah aku rasakan..

Entah apa yang ada di otakmu hingga kau bisa bahagia diatas deritaku..
Salah besarkah aku??

Jika iya, bagaimana denganmu??

Tak pernah ku sangka kau bisa sekejam ini, membunuh cinta besarku..
Menyakiti hati nurani, memudarkan harapan..

Aku pasrah, tapi maafkan aku mendendam..
Sumpahku takkan berhenti sampai kamu diam tak bernyawa..
Maafkanlah, aku mencintaimu sangat begitu keras..
Terima kasih..

POTRET KEHAMPAAN

Dan,
Semua telah hilang?
potret kehampaan
Apa yang kutakutkan kini menjadi nyata
Tersisa hanyalah
Sesal tak habisnya
Kebodohan yang memaksa
Membuatku nista..

Namun percuma meyakinkanmu
Kau memutarkan fakta
Pengorbanan tak lagi berarti
Hancurkan...

Telah kucoba dengar,
semua hanya alasan..
Terpuruk dalam pedihku..
yakin,
Kau kembali dengannya..
Kulenyapkan semua,
puisi omong kosongmu
Menorehkan tinta penuh duka
Kini ku tak berdaya..

Hanya menunggu harapan yang sirna
Menanti asa yang tak kunjung tiba
Membuat cerita berakhir nestapa
Muakku adalah goresan hatiku
Deritaku tak ada habisnya
Kan kubawa hingga semanis pembalasanku...
Nanti..
Tiada bicaraAroganmu merontaTerdiamku, setengah mati

Kulenyapkan semua,
Puisi omong kosongmu...
Menorehkan tinta penuh duka
Kini ku tak berdaya..

Hilang

kumerintih kesakitan yang telah kujalani
Ambisimu kini membunuhku..
dan kau bungkam mulutku
dengan indahmu
menari diatas luka mimpi..

wajah yang hadir hanyalah imaji semu terlihat
terbuai hanyutku dalam deras mimpi dan khayalan..
terbesit untuk melupakan
omong kosong harapan
diamku tak dapat tertahan..

sudahlah...sudahlah aku muak
sadarlah...sadarlah semua akan terbuang..

Ku kan menghilang
dari bayang kelam..
Tanpa sisa semua tiada..
kini kata-kata tiada artinya
hanya luka yang bicara..

sadarkan mataku dari semua anganmudan semua akan sirna yang tersisa hanyalah luka

Rabu, 04 Februari 2015

Bodoh!!

Ya gambaran diriku,

Untung saja tidak banyak temanku yang tau betapa sakitnya hatiku..
Untungnya orangtuaku tak merasakan derita anaknya, yg tersiksa karena palsunya cinta..

Cinta yang datang sangat sempurna di awalnya, kini memperlihatkan sosok nya yang sebenarnya..
seorang hawa lagi² memperdaya kaum adam, terkutuklah wanita sepertimu,
Jatuhlah kau di neraka paling dalam..
Mungkin kau menilaiku tak mencintaimu,
terserah.. kau telah mengenalku sekian lama, dan sayangnya aku yg tak mengenalmu, mengenal seberpa sadis caramu..
Mungkin kau pikir aku jahat karena menyumpahimu?
Maaf sayang, sakitku tak pernah kau tau..
Kau tak tercipta sebagai korban kali ini..
Aku lah korbanmu,
Patut aku menuntut ini semua, semua ini, ini, lihatlah luka yang membusuk bersama dengkiku, untukmu..

Entah apa yang kau lakukan selama ini, aku hanya terbuai nafsumu,
Aku pikir aku hanya pelampiasan hasrat mu yg mungkin tertunda,.
Dosaku menmpuk, aku tidak menyalahkanmu, aku memang salah, ya salah sekali, karena mengenalmu..

Kesalahan indah, tapi sayang tak berakhir bahagia..
Puaslah kau menari diatas tangisku,
Aku akan memulai mengusap airmataku perlahan, dan mengembalikan senyuman yang akan menghukummu kemudian hari..
Rayakan kemenanganmu, sekali lagi, berbahagialah, jika melihatku terluka bisa membuatmu tersenyum, lukai aku, sakiti aku, sesukamu..
Karena aku mungkin ditakdirkan Tuhan hanya utk kau sakiti..

Sudahlah, lakukanlah semaumu, apa yg kau suka, silahkan lanjutkan dosamu,
Tanya hatimu, tanya otakmu..
Dosakah aku?
Ya karena kau membohongi banyak orang, bahkan keluargamu, hanya utk sebuah drama..
Drama berkelas yg tidak bisa dilakukan oleh wanita lainnya..
Ku tundukkan kepalaku, ku hormati kepintaranmu dlm bermain hati..

Selamat sayang, kau memang hebat,
Kau pantas jadi pemenang, ya pemenang melawan luka dlm hatiku.
Terima kasih, semoga Tuhan menyempatkan dirimu utk bahagia :')

Cukup!!

Takkan lagi aku menginginkan sandiwara..
Takkan lagi, cukup sudah..
Sudah terlalu banyak dusta yang kau cipta, dan bodohnya aku masih saja percaya jika kau mencintaiku.. :(

Kau begitu pintar bermain selama ini,
Salahku tidak mengindahkan peringatan dr teman²ku, kalau kau tak cukup baik utk dicintai..
Tapi masih saja aku buta, karena cinta yang fana..

Dan sekali lagi , entah utk yg keberapa kali, kau sakiti hati yg mencintaimu..
Bodoh, bodoh sekali aku ini..
Masih saja termakan rayuan dan airmata palsumu..
Airmata yg selalu buat aku terbujuk, percaya akan drama palsumu.

Sakit.
Tak tertahankan..
Memang sudah terlalu sering, tapi kali ini aku kira cukup..
Cukup, kau yg memulai permainan ini, dan kau pula yang mengakhirinya..
Kau menang , dan aku kalah telak..
Terdampar dlm luka yang tak tertuliskan..

Tersenyumkah kau saat ini??
Jika iya, selamat..
Kau memang pantas merayakan kemenanganmu..
Dan aku akan kembali ke hari2 ulangan dimana aku mencoba menambal luka2 yang semakin lebar..

Tertawalah kau kali ini, kasmaran lah kau kali ini..
Mungkin ini kesempatan mu utk berbahagia, yg selama ini tak kau dapatkan dariku..
Maaf, aku sudah berusaha semampuku, jika memang jauh dari yg kau inginkan..

Aku bukan dia, tapi sekali lagi aku kalah, kalah dari dia, dia yg selalu ingin ku kalahkan..
Cinta pertamamu..
:')

Perih, ketika ku tau kau tak secinta itu denganku.
Sebercanda itukah hidupmu
Kau atur hati dan pikiranmu dengan mudah tanpa takut salah..
Tanpa takut dosa..
Dan parahnya airmatamu menutupi semua dosa mu kepada siapa saja yg kau sakiti.. salah satu yg paling sering jd korbanmu, ya aku..

Tak usah mengelak , tak usah emosi jika aku menggugat, berkacalah, jika kau pikir kau benar, selamat, kau takkan jauh dari neraka kelak..
Memang aku mencintaimu, menyanyangimu, tapi saat ini semua berubah jadi murka, jadi sumpah, jadi kutukan untukmu,.
Maaf,

Tuhan, aku percaya kau sangat berkuasa pada hambamu,
Beri ia petunjukmu, tunjukkan kuasamu..
Jika memang tidak kau pilih, maafkanlah dia, dia tidak tau apa yang dia lakukan..

Maaf Tuhan, aku berdosa, karena nya.
Karena aku menginginkannya.. :')